Jilid-6, Pengurus Diduga Mark Up Anggaran Geopark Rinjani Lombok, Indikasikan Ada Keterlibatan Pemdes, Pemkab dan Pemprov NTB Dilaporkan Ke KPK RI

Foto : Jaringan Geopark Asia Pasifik.
Mataram NTB ~ Media Aspirasi ~ Jilid Ke-6 Pada Hari Jum'at (11/03/2021). Awak Media kembali meminta tanggapan kepada pihak salah satu Oknum Kelompok Pokja, namun namanya tidak ingin dicantumkan di media ini.

 

Pihak Pokja NTB Tidak menanggapi pemberitaan yang sampai Jilid ke-5 saat dikonfirmasi melalui Via WhatsApp pribadinya, malah mengungkapkan. Ada hal baru yang diungkapkan tentu terlupakan ada berbagai pihak yang terlibat menyalahgunakan anggaran geopark rinjani lombok (GRL).

 

Kelompok Pokja NTB, Menyampaikan, Bahwa memang sangat kita inginkan karena adanya ikatan atas ALIRAN DANA MAUPUN KEBIJAKAN terhadap pengembangan SDA dan SDM Geopark yang digadang-gadangkan mendorong pengembangan kesejahteraan masyarakat, dari segala sektor sehingga mampu membawa strata sosial masyarakat kita menanjak naik. 

 

Selain itu kami berharap di lakukan segera optimalisasi kembali perangkat "Dewan Pelaksana" Geopark berdasarkan skill, amanah, minat dan bakat yang mumpuni jangan asal copot ganti semaux karena yang tahu ruh dari Geopark ini adalah kawan kawan yang saat ini di belakangi karena kepentingan kelompok dan syahwat politik saja.


"Apabila Sikap Pimpinan Atau penguasa di NTB ini mengambil kebijakan sepihak, maka Kami Akan Melakukan dengan Cara kami, untuk mendapatkan Keadilan Guna melaporkan Pada BPK, Inspektorat, Cq KPK RI. Tanda surat pengaduan, kepada Pengaduan@kpk.go.id Pelaporan.gratifikasi@.go.id

Pada Tanggal (15/February/2021). 20.50," Ujarnya salah satu kelompok Pokja NTB.


Hal ini yang berbunyi, Kepada yang terhormat ketua kepala pejabat KPK Republik Indonesia RI, sehubungan dengan perlunya transparansi pengelolaan anggaran Geopark APBD dan APBN dan CSR serta sumber dana dari pihak ketiga lainnya oleh lembaga IAGI (Ikatan Ahli Geologi) NTB.

 

Pengurus koperasi Lingkar Rinjani Lombok Dan Badan pengelola Geopark (Alamat Jalan Langko Nomor 69 kota Mataram) Sekertariat Geopark Di Lantai 2 Bappeda NTB.


Yang kesemuanya tidak dipertanggungjawabkan oleh panitia penyelenggara Symposium APGN tersebut.

 

Dengan ini Anggota Dan pengurus (POKJA) Kelompok Kerja, masyarakat Di 18 aGeosite Se-pulau Lombok mengharapkan Kepada KPK Republik Indonesia melakukan Identifikasi yang mendalam serta memfasilitasi dilakukan Investigasi dan proses mendukung Audit Eksternal pada.


1. Lembaga AIGI NTB.

2. Pengurus koperasi Lingkar Rinjani Lombok.

3. Serta, Badan pengelola Geopark Rinjani Lombok UNESCO Global Geopark.

4. Panitia penyelenggara simposium APGN (Asia Pasifik Geopark Network) Di Lombok tahun 2019.

 

Terhadap beberapa indikasi penyalahgunaan anggaran pengelolaan Organisasi No struktural provinsi NTB Tersebut, pada beberapa program/kegiatan yang dilakukan nya tidak pernah melakukan pertanggungjawaban penggunaan anggaran kegiatan-kegiatannya, baik yang bersumber dari APBD, APBN Dan CSR maupun Sumbangan Dari pihak ketiga Lainnya.

 

Yaitu, pada kegiatan/program Sebagai berikut, (1). Pengembangan Rumah kreatif Geoproduk bekerja sama dengan CSR BNI Melalui P2PAR ITB tahun 2016-2017.

 

(2). Bantuan Gempa Bumi di Lombok. yang dikelola oleh AIGI NTB tahun 2018, Dengan posko di Dinas ESDM provinsi NTB.

 

(3). Penggunaan anggaran Symposium Asia Pasifik Geopark Network (APGN) oleh panitia Symposium Ke-6 APGN Tahun 2019-2020, Yang berasal dari CSR Berbagai BUMN uang pendaftaran peserta dengan model pembayaran Paypall, penyalahgunaan Rekening Lembaga Geopark Rinjani Lombok di Bank Mandiri Mataram.

 

(4). Pertanggungjawaban keuangan koperasi Lingkar Rinjani Lombok, oleh pengelola Geopark Rinjani selaku pengurus koperasi Tahun 2017-20220, tidak pernah melakukan RAT (Rapat Anggota Tahunan) dan ditengarai menyalahgunakan lembaga koperasi untuk kegiatan pengadaan dan Ajuan Berbagai program yang tidak Dipertanggungjawabkan secara transparan kepada POKJA, masyarakat selaku pengawas dan Anggota nya.

 

(5). Pertanggungjawaban keuangan kegiatan Geopark Rinjani yang diatas namakan oleh lembaga Lainnya, seperti AIGI NTB/Nusra, menggunakan Anggaran sumbangan Dan CSR berbagai pihak ketiga pada Acara-Acara seminar Geowisata AIGI, pameran geowisata Virtual, Gerakan menanam pohon, acara disaster recovery day (peringatan Hari Bencana Internasional) dll.


(6). Anggaran Pembangunan Pusat Informasi Geologi (PIG) di Museum NTB Ampenan Mataram.

 

(7). Pembangunan PUSAT INFORMASI GEOPARK (PIG) dan lapak Geoproduk samping balai TNGR, serta Gerbang Geopark Rinjani di Sembalun Lombok Timur.

 

"(8) pembangunan Kios Informasi Geopark Serta Gerbang Geopark Rinjani Lombok di Sekitar kawasan Benstol Desa Adik Berik Kecamatan Batukliang Lombok," tutupnya.

 

Tambahannya, Kami Sampaikan Di media ini, Tidak Hanya di sini saja pasti akan ada sampainya," cetus Dia. (Red/01).